Minggu, 30 September 2018

Resiko yang menanti di usia senja


Resiko yang menanti di usia senja

Memasuki usia senja kebanyakan orang berharap dapat beristirahat untuk menikmati kebahagiaan dan ketentraman bersama keluarga. Pada kenyataannya mereka malah dibayang bayangi dengan rasa kekhawatiran akan bahaya dan resiko yang senantiasa mengancam kesehatan dan keselamatannya.Pada masa ini orang akan membuat penilaian terhadap apa yang telah dilakukan sepanjang hidupnya dan menghubungkan dengan kematian yang segera akan dihadapi.

Situasi dan kondisi yang akan dialami saat usia senja
Kesepian
Kesepian kerap dialami orang tua di usia senja, karena tidak banyak lagi orang di sekitarnya.Setelah pensiun, orang tua tidak lagi memiliki komunitas yang teratur dalam komunikasi atau pertemuan sesame rekan kerja. Kebanyakan dari merekapun berusia lanjut, satu demi satu meninggal atau sakit, sehingga tidak lagi bisa berinteraksi. Keadaan ini tentu mendatangkan kesepian di hati orang tua berusia lanjut. Kesepian ini semakin bertambah karena anak-anak telah menikah dan memiliki rumah sendiri-sendiri dan juga telah memiliki kesibukannya sendiri-sendiri. Dan hal tersebut akan mencapai puncaknya kalau sang pasangan juga mendahului dipanggil Tuhan.

Penurunan Kekuatan fisik dan gangguan kesehatan
Penurunan kekuatan fisik akan memberi keterbatasan aktivitas,fungsi-fungsi organ-organ tubuh makin menurun , apa lagi jika memiliki gangguan kesehatan seperti mengidap penyakit darah tinggi, diabetes, asam urat, katarak, maupun jantung dan lain sebagainya, ini semua akan sangat mempengaruhi kejiwaannya. Keadaan ini juga akan semakin memburuk, jika tidak ditunjang dengan keuangan yang cukup. Terkecuali Jika memiliki investasi jangka panjang, maka akan sangat menolong ketika menghadapi penurunan penghasilan di masa pensiun.Dan selanjutnya pikirkan dengan matang dan komunikasikan dengan anak serta keluarga jika memutuskan atau bersedia untuk di tempatkan di panti jompo atau lansia.

Resiko Kesehatan Usia Tua


Resiko Kesehatan Usia Tua

. Serangan Penyakit Kanker
Risiko untuk terkena beberapa jenis kanker semakin meningkat seiring bertambahnya usia.. Dan yang paling mengejutkan adalah kanker paru-paru menyumbang lebih banyak kematian di usia tua dibandingkan dengan kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus besar gabungan.
. Gangguan kognitif (Pikun)
Kesehatan kognitif difokuskan pada kemampuan seseorang untuk berpikir, belajar, dan mengingat. Masalah kognitif yang paling umum dialami oleh kaum manula adalah demensia (gangguan kehilangan fungsi-fungsi kognitif,demensia yang paling populer adalah gangguan Alzheimer.
. Gangguan pendengaran dan penglihatan
Penyakit pada usia tua yang banyak berhubungan dengan mata adalah degenerasi makulakatarakretinopati diabetes, dan glaukoma. Kehilangan pendengaran frekuensi tinggi adalah hal yang umum di usia tua,
. Malnutrisi (Kurang Gizi)
Penyebab malnutrisi dapat berasal dari masalah kesehatan lainnya, seperti demensia (penderita demensia terkadang lupa untuk makan), depresialkoholik, membatasi diet, berkurangnya kontak sosial, dan terbatasnya pendapatan,mengurangi konsumsi lemak jenuh dan garam dapat membantu masalah gizi pada kaum manula.
. Gangguan kesehatan mulut
Bahwa 25% manula di atas usia 65 tahun sudah tidak lagi memiliki gigi. Masalah mulut yang berkaitan dengan manula adalah mulut kering, penyakit gusi, dan kanker mulut. Kondisi ini dapat dicegah atau dikelola dengan melakukan pemeriksaan gigi dan perawatan gigi secara berkala.

RESIKO USIA TUA



RESIKO USIA TUA

Usia tua merupakan usia yang rentan terhadap penyakit. Hal itu disebabkan karena sistem imun (kekebalan tubuh) pada manusia semakin melemah seiring bertambahnya usia. Sistem kekebalan tubuh sangat penting untuk membantu melindungi tubuh dari unsur-unsur asing atau berbahaya.

Penyakit yang sering menyerang di usia tua
Dari berbagai penurunan kemampuan sistem imun dalam melakukan fungsinya di usia tua, para manula akan mengalami beberapa kondisi atau penyakit sebagai berikut:
1. Arthritis (radang sendi)
Arthritis mempengaruhi hampir separuh kelompok manula. In bisa sisebabkan dari akibat luka lama selagi masih muda.Cara mencegahnya ialah dengan melakukan olahraga secara teratur dan berhenti berolahraga ketika terasa sakit.
Orang di atas usia 60 tahun akan mengalami gangguan mental. Gangguan mental yang umum di kalangan manula adalah depresi. Sayangnya, gangguan mental ini sering tidak terdiagnosis dan tertangani. Karena depresi dapat berakibat buruk. Perbaikan kondisi hidup dan dukungan sosial dari keluarga, teman, atau kelompok pendukung lainnya yang dapat membantu mengobati depresi.
3. Osteoporosis
Osteoporosis dan massa tulang yang rendah mempengaruhi  orang dewasa di usia 50 tahun ke atas dan kebanyakan dari mereka adalah perempuan. Penuaan menyebabkan tulang menyusut, serta kehilangan kekuatan dan fleksibilitas pada otot. Oleh karena itu, para manula rentan terhadap kehilangan keseimbangan, memar, dan patah tulang.
Untuk mencegah dan meminimialisir resiko kesehatan di usia senja adalah :
·         Berhenti merokok
·         Mengonsumsi cukup kalsium
·         Membatasi makanan yang mengandung asam
·         Menghindari soda
·         Mengonsumsi vitamin D (bisa didapat dari suplemen atau sinar matahari)
·         Melakukan olahraga angkat beban

Kamis, 27 September 2018

Asuransi dan Pengelolaannya

Mengenal Jenis Asuransi dan Pengelolaannya
Asuransi berfungsi untuk meminimalisir kerugian yang timbul dari suatu kejadian yang tidak diinginkan.
Jenis-jenis asuransi sangat beragam dan berbeda pengelolaannya. Ada jenis asuransi yang dibedakan berdasarkan tujuan operasionalnya dan ada jenis asuransi yang dibedakan menurut pertanggungannya.
Jenis-jenis perusahaan asuransi juga  akan memengaruhi beragam produk yang dihasilkan. Dengan mengetahui kedua hal tersebut, maka kita  dapat pemilih asuransi yang tepat sesuai dengan kebutuhan

Asuransi Konvensional adalah pelimpahan beban resiko dari tertanggung yang memiliki kepentingan untuk dipertanggungkan jiwanya atau barang yang dimiliki kepada pihak penanggung dalam bentuk perjanjian (polis) yang disepakati.

Asuransi syariah adalah perjanjian antara pihak yang sepakat untuk saling membantu dan tolong menolong serta melindungi  dana hibah (tabarru),dalam bentuk  investasi atau aset yang telah disepakati melalui akad, sesuai dengan syariah Islam yang berlaku.
Ada beberapa hal yang membedakannya dengan jenis asuransi konvensional biasa, yakni mengenai konsep, ketentuan, sumber hukum, kepemilikan dana, investasi, sumber pembayaran klaim, keuntungan, pembatalan, hingga dari struktur dewan pengawas

Asuransi secara umum


Penjelasan asuransi secara umum

Asuransi adalah pelimpahan risiko dari Tertanggung kepada Penanggung.
Pengertian asuransi adalah pertanggungan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian asuransi adalah pertanggungan atau perjanjian antara dua pihak. Pihak pertama berkewajiban untuk membayar iuran (Tertanggung), sementara pihak kedua (Penanggung) berkewajiban memberikan jaminan atau ganti rugi sesuai perjanjian, bila terjadi sesuatu resiko yang menimpa tertanggung.

Pengertian asuransi menurut Undang-Undang No.2 Tahun 1992 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Pengertian asuransi menurut Kitab Undang Undang Hukum Dagang (KUHD) pasal 246, asuransi adalah suatu perjanjian, dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri pada tertanggung dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu. 


Asuransi menurut Otoritas Jasa Keuangan adalah sebuah perjanjian antara penyedia jasa layanan asuransi sebagai penanggung dan masyarakat yang memegang polis dan dikenal sebagai tertanggung yang yang diwajibkan untuk membayar sejumlah premi dalam rangka memberikan penggantian atas risiko kerugian, kerusakan, kematian, dan kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tak terduga.

Pada intinya Asuransi berfungsi untuk mengembalikan posisi keuangan Tertanggung seperti pada saat sebelum kejadian atau kerugian (loss).
Banyak hal yang dapat diasuransikan, mulai dari benda dan jasa, kesehatan manusia, tanggung jawab hukum, jiwa, serta kepentingan-kepentingan lainnya yang dapat hilang, rusak, rugi, atau berkurang nilainya

Beberapa istilah dalam asuransi

Tertanggung adalah orang atau badan yang di asuransikan untuk mendapatkan pertanggungan atas resiko yang akan dialaminya.

Penanggung adalah perusahaan asuransi atau badan hokum yang akan memberikan ganti rugi atas resiko kerugian yang diderita tertanggung sesuai dengan perjanjian yang tercantum di dalam polis.

Premi adalah biaya yang harus dibayar oleh tertanggung kepada penanggung untuk resiko yang akan ditanggung.

Polis adalah suatu perjanjian kesepakatan tertulis antara Penanggung dan Tertanggung yang berisi kondisi yang berlaku serta data-data obyek pertanggungan.

Risiko atau deductible adalah sejumlah nilai kerugian yang harus ditanggung oleh Tertanggung akibat suatu kejadian.

Uang Pertanggungan adalah nilai uang yang tercantum dalam polis asuransi yang akan dibayarkan oleh penanggung kepada pemegang polis bila mana resiko terjadi.
Dan masih banyak lagi istilah lainnya.